Dia menilai, Silfester merupakan relawan Jokowi yang kerap menjadi pendengung di media sosial (buzzer), atau kerap disebut sebagai "ternak Mulyono".
"Dengan kekuatan Inkracht soal kasus pencemaran baik terhadap mantan Wapres Jusuf Kalla, maka kali ini Kejagung jangan coba-coba melindungi Termul (ternak Mulyono)," tuturnya.
Kendati begitu, Jerry meyakini Silfester akan dieksekusi dan tidak dapat lagi lolos jerawat hukum yang sudah bersifat final.
"Bisa saja waktu 2015 lalu dia bebas, lantaran bosanya Jokowi masih menjabat sebagai presiden. Kali ini tidak lagi," demikian Jerry menambahkan
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia