“Yang disampaikan Presiden adalah hari ini beliau merasakan kabinet sangat solid. Kabinet sangat kompak dan beliau sebagai kapten kesebelasan mengucapkan terima kasih banyak atas soliditas, kerja keras, dan kekompakan seluruh anggota kabinet,” jelasnya.
Hasan menegaskan bahwa reshuffle tetap merupakan hak prerogatif Presiden. Namun, sejauh ini tidak ada indikasi bahwa Prabowo akan merombak kabinetnya dalam waktu dekat.
“Reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. Presiden bisa lakukan, yaitu tergantung kepada Presiden. Tapi yang beliau sampaikan kemarin, baik dalam rapat terbuka maupun dalam rapat tertutup, adalah beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota kabinet yang dirasa bekerja sangat keras,” tambah Hasan.
Laporan Detik.com sebelumnya menulis pernyataan salah satu menteri yang hadir dalam Sidang Paripurna Kabinet terkait sikap Presiden RI terhadap isu reshuffle.
Prabowo disebut menyampaikan sindiran tajam terhadap mereka yang melempar wacana reshuffle demi mendapatkan kursi menteri.
“Itu banyak pengamat yang bilang ada reshuffle. Yang ngomong begitu dan nyebarin pasti yang pengen masuk,” ujar sang menteri menirukan ucapan Presiden Prabowo.
Presiden bahkan disebut secara gamblang menyoroti keberadaan individu-individu yang dinilai sangat bernafsu ingin menjadi bagian dari kabinet, meskipun tidak terlibat dalam proses dan kerja keras pemerintahan saat ini.
"Enak aja nggak berkeringat pengen masuk, ha-ha-ha," lanjut sang menteri menirukan ucapan Presiden.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi atau Rekonsiliasi Politik?
Blunder Restorative Justice Eggi-Damai: dr Tifa Sebut Langkah Itu Melemahkan Jokowi
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra, Syarat Jadi Deputi Gubernur BI Terpenuhi
Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Soroti Verifikasi KPU