Budi menyebut, hal itu perlu dilakukan guna memulihkan keuangan negara secara optimal.
"Tentu apa yang dilakukan oleh KPK semuanya adalah berangkat dari alat bukti. Jadi perspektifnya adalah perspektif hukum, jadi memang kebutuhan untuk memanggil ataupun memeriksa para pihak-pihak tertentu, tentu ada kebutuhan penyidik, bahwa yang bersangkutan diduga mengetahui adanya dari konstruksi perkara di bjb," pungkas Budi.
Lisa sendiri telah mengungkapkan pemanggilan KPK tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku heran dan mempertanyakan alasan KPK memanggilnya sebagai saksi.
"Tanggal 22 saya dipanggil ke KPK untuk menjadi saksi ya, saya juga bingung kenapa ada bersurat KPK,” kata Lisa dalam unggahan Instastory, Rabu sore, 20 Agustus 2025.
Pernyataan Lisa itu muncul di tengah perhatian publik terhadap dirinya terkait hasil tes DNA yang diumumkan Bareskrim Polri, yang menyatakan DNA mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil tidak identik dengan anaknya Lisa.
Pada Senin, 10 Maret 2025, tim penyidik telah menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Kota Bandung. Dari sana, penyidik mengamankan barang bukti berupa dokumen dan barang bukti elektronik (BBE), 1 unit kendaraan sepeda motor merek Royal Enfield, dan 1 unit kendaraan mobil Mercedes Benz.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI