"Inisialnya AA (Ade Armando), mantan dosen UI yang otaknya hilang Ketika digebuki di depan Gedung DPR," kata Roy Suryo.
Menurut Roy Suryo, status tersangka Ade sempat dihentikan melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), namun keputusan itu telah dianulir.
“(Status tersangka) dibatalkan (dihentikan) melalui SP3, namun SP3nya itu di praperadilankan,” kata Roy Suryo.
Imbas putusan praperadilan secara otomatis membatalkan SP3 tersebut. Dengan demikian, status hukum Ade Armando seharusnya kembali menjadi tersangka aktif.
"Dia kena sebenarnya, dia adalah tersangka,” kata Roy Suryo.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia