Aparat pun awalnya memperingatkan massa untuk tidak melempari bebatuan.
“Kita minta adik-adik untuk tidak melempar batu, jika tidak berhenti kami akan lakukan tindak tegas,” ujar polisi dari mobil komando.
Karena tak diindahkan, aparat kepolisian pun akhirnya memukul mundur massa.
Water cannon dan gas air mata pun ditembakkan ke arah massa. Sontak mereka berhamburan berlarian ke arah Slipi. Terlihat para pelajar juga ikut berdemonstrasi bersama elemen rakyat lainnya.
Aksi massa ini menuntut pembatalan kenaikan tunjangan DPR serta mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi atau Rekonsiliasi Politik?
Blunder Restorative Justice Eggi-Damai: dr Tifa Sebut Langkah Itu Melemahkan Jokowi
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra, Syarat Jadi Deputi Gubernur BI Terpenuhi
Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Soroti Verifikasi KPU