MULTAQOMEDIA.COM -Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi angkat bicara soal pembahasan utang proyek Whoosh yang saat ini masih menjadi polemik.
Dalam pernyataannya, Dwiyana mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan seluruh mekanisme restrukturisasi ke Danantara selaku induk usaha.
“Pokoknya kalau untuk restrukturisasi kan kita serahkan ke Danantara. KCIC di bawah Danantara. Jadi apa pun mekanisme, skemanya, kita serahkan ke Danantara,” kata Dwiyana usai menyambangi kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Senin 17 November 2025.
Artikel Terkait
Pajak Rumah Sewa 2027: Pemerintah Incar Pemilik Rumah Kedua dan Juragan Kontrakan
Pemerintah Lunasi Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun Pakai APBN, Dicicil 6 Tahun
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun per 1 Agustus 2026: Daftar Lengkap Pertamax, Turbo, dan Dexlite di Seluruh Wilayah Indonesia
PDIP Kritik APBN 2025: Utang Rp9.658 Triliun dan Defisit Membengkak Rp54 Triliun