MULTAQOMEDIA.COM -Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi angkat bicara soal pembahasan utang proyek Whoosh yang saat ini masih menjadi polemik.
Dalam pernyataannya, Dwiyana mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan seluruh mekanisme restrukturisasi ke Danantara selaku induk usaha.
“Pokoknya kalau untuk restrukturisasi kan kita serahkan ke Danantara. KCIC di bawah Danantara. Jadi apa pun mekanisme, skemanya, kita serahkan ke Danantara,” kata Dwiyana usai menyambangi kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Senin 17 November 2025.
Artikel Terkait
PDIP Kritik APBN 2025: Utang Rp9.658 Triliun dan Defisit Membengkak Rp54 Triliun
PHK Massal TikTok: Karyawan Teknologi Tokopedia Tersisa 35 Orang, Operasional Pindah ke China
Indonesia Siap Terapkan B50 Mulai 2026: Langkah Strategis Menuju Swasembada Energi
Purbaya ke China Urus Panda Bond, Ekonom: Jangan Dibesar-besarkan, Ini Baru Cari Utang!