MULTAQOMEDIA.COM -Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi angkat bicara soal pembahasan utang proyek Whoosh yang saat ini masih menjadi polemik.
Dalam pernyataannya, Dwiyana mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan seluruh mekanisme restrukturisasi ke Danantara selaku induk usaha.
“Pokoknya kalau untuk restrukturisasi kan kita serahkan ke Danantara. KCIC di bawah Danantara. Jadi apa pun mekanisme, skemanya, kita serahkan ke Danantara,” kata Dwiyana usai menyambangi kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Senin 17 November 2025.
Artikel Terkait
BBM Subsidi Naik? Ini Kata Menkeu Purbaya Soal Harga Minyak $92/barel
Dampak Perang AS-Israel vs Iran: Harga Minyak US$100 & Cadangan BBM Indonesia Terancam
Analisis Indef: Kereta Cepat Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal?
APBN 2026 Defisit Rp54,6 Triliun: Rincian Lengkap Pendapatan & Belanja Negara