Proyek Kereta Cepat Whoosh Dinilai Baru Balik Modal dalam 100 Tahun, Ini Analisis Indef
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyatakan proyek kereta cepat Whoosh memerlukan evaluasi menyeluruh. Hal ini disebabkan oleh perkiraan periode balik modal atau payback period yang dinilai bisa mencapai lebih dari 100 tahun.
Kesenjangan Besar antara Utang dan Penerimaan
Ekonom Indef, Esther Sri Astuti, mengungkapkan bahwa terdapat kesenjangan yang sangat besar antara jumlah utang pemerintah untuk membiayai Whoosh dengan potensi penerimaan operasionalnya. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan tertulis pada Senin, 23 Februari 2026.
Pentingnya Monitoring dan Evaluasi Proyek
Esther menekankan bahwa pengawasan terhadap pengelolaan kereta cepat Whoosh harus ditingkatkan. Metode sederhana yang dapat diterapkan adalah dengan membandingkan kualitas hasil pekerjaan dengan harga pasar yang berlaku. Langkah ini dapat menjadi indikator awal untuk mendeteksi adanya penyimpangan dalam proyek infrastruktur strategis ini.
Artikel Terkait
APBN 2026 Defisit Rp54,6 Triliun: Rincian Lengkap Pendapatan & Belanja Negara
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Mengungkap Peran MSCI & Hedge Fund Global di Balik Trading Halt IHSG 2026
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi Terbaru Pemerintah