Pada pertemuan 14 April 2026, Ditjen Migas menyambut baik inovasi Bobibos di tengah tekanan krisis energi global. Tahapan awal pengujian oleh Lemigas dimulai dengan pengambilan sampel sesuai standar internasional ASTM D4057 dari tangki penyimpanan (storage tank).
PT Inti Sinergi Formula menyatakan kesiapan penuh untuk berkoordinasi dengan Lemigas terkait seluruh kebutuhan proses pengujian sesuai ketentuan yang berlaku. Sebelumnya, Bobibos telah melakukan identifikasi internal, namun ditemukan bahwa spesifikasi produk belum memenuhi beberapa parameter standar, baik untuk BBN maupun BBM.
Ditjen Migas pada prinsipnya menyambut positif setiap inovasi anak bangsa terkait temuan bahan bakar yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah kondisi global yang tidak menentu. Meski demikian, terdapat prosedur ketat yang harus dipenuhi untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selaku konsumen.
Seluruh rangkaian pengujian harus dilakukan di bawah pengawasan dan sesuai standar prosedur yang berlaku. Hal ini bertujuan melindungi masyarakat dari risiko kerusakan mesin serta memberikan kepastian hukum sebagai dasar pengaduan produk jika tidak sesuai dengan standar yang dijanjikan.
Artikel Terkait
Pajak Rumah Sewa 2027: Pemerintah Incar Pemilik Rumah Kedua dan Juragan Kontrakan
Pemerintah Lunasi Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun Pakai APBN, Dicicil 6 Tahun
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun per 1 Agustus 2026: Daftar Lengkap Pertamax, Turbo, dan Dexlite di Seluruh Wilayah Indonesia
PDIP Kritik APBN 2025: Utang Rp9.658 Triliun dan Defisit Membengkak Rp54 Triliun