Mahfud MD Beberkan Dugaan Jual Beli Kuota Haji Furoda Rp 60 Juta per Jamaah
MULTAQOMEDIA.COM - Pernyataan Mahfud MD mengenai dugaan permainan kuota haji kembali memicu kontroversi panas. Isu ini tidak hanya menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, tetapi juga mengungkap fakta mengejutkan yang jarang terdengar di publik: dugaan jual-beli kuota haji furoda dengan harga mencapai 4.000 USD atau setara Rp 60 juta per kepala.
Pengakuan Mahfud MD di Podcast Terus Terang
Mahfud MD membongkar informasi ini dalam podcast Terus Terang, saat membahas pengembalian uang dari sejumlah travel haji. Ia mengaku mendapat informasi bahwa kuota furoda dijual dengan harga sangat tinggi, sebelum akhirnya sejumlah travel memutuskan untuk mengembalikan uang karena merasa tidak berhak.
"Saya dengar harganya satu itu 4.000 US, mengambil keuntungan 60 juta lah kira-kira," ujar Mahfud MD. Pernyataan ini langsung menjadi sorotan utama karena mengungkap besarnya potensi keuntungan dari kuota haji yang seharusnya dikelola dengan transparan.
Kuota Furoda dan Mekanisme yang Disorot
Kuota haji furoda dikenal sebagai jalur non-pemerintah yang dikelola oleh agen atau travel khusus. Namun, angka 4.000 USD per jamaah yang diungkap oleh pejabat setingkat Mahfud MD adalah hal yang jarang disebutkan secara terbuka, sehingga mengundang tanda tanya besar terhadap tata kelola penyelenggaraan haji.
Artikel Terkait
Kasat Narkoba Polres Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp10 Juta per Minggu dari Bandar
KPK Ungkap Modus Keluarga Bupati Fadia Arafiq Kuasai Proyek RSUD Pekalongan Senilai Rp46 Miliar
Beda Keterangan OTT KPK: Fadia Arafiq Klaim Bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi Bantah
KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU Semarang