“Jadi waktu itu ada tanda tangan MoU juga. Ini MoU-nya tadi saya bawa untuk yang Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kebetulan tidak hanya Kemenpora, ada beberapa kementerian dan lembaga lainnya,” tuturnya.
Pembahasan Kuota dan Pelayanan Haji dengan MBS
Lebih lanjut, Dito Ariotedjo mengonfirmasi bahwa terdapat pembahasan mengenai kuota haji dalam pertemuan antara Jokowi dan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Masalah kuota haji inilah yang kini sedang diusut tuntas oleh KPK.
“Seingat saya itu (pelaksanaan haji) bagian dari pembicaraan makan siang Presiden Jokowi dengan MBS. Itu sebenarnya tidak spesifik kuota, tapi pelayanan haji karena haji kita butuh banyak kan. Dan itu tidak hanya terkait haji, ada investasi, IKN juga,” pungkas mantan Menpora tersebut.
Pemeriksaan terhadap Dito Ariotedjo ini menjadi bagian penting dalam penyelidikan KPK untuk mengungkap keterkaitan dan alur perkara korupsi kuota haji yang telah menyeret sejumlah pihak.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Tersangka TPPU Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin
Khalid Basalamah Kembalikan Rp 8,4 Miliar ke KPK, Begini Kronologi Kasus Korupsi Kuota Haji
Staf PBNU Mangkir Panggilan KPK Kasus Korupsi Kuota Haji Era Yaqut: Ini Kata Juru Bicara
Motif Balas Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei di Bandara Langgur Terungkap