Ahok mengungkapkan, Mas’ud Khamid lebih memilih diberhentikan daripada menandatangani proses pengadaan yang dinilainya menyimpang. Sementara Joko Priyono disebut sebagai sosok yang memiliki pemahaman mendalam soal teknis kilang.
Desakan untuk Periksa Pimpinan Tertinggi
Merasa ada kejanggalan dalam keputusan pencopotan tersebut, Ahok mendorong penyidik untuk mengusut tuntas dengan memeriksa pihak-pihak terkait.
“Makanya saya selalu bilang ke pak jaksa, periksa sekalian BUMN, periksa Presiden bila perlu. Kenapa orang terbaik dicopot?” cetus Ahok dalam persidangan. Pernyataan ini sempat memicu tepuk tangan dari pengunjung sidang sehingga hakim memberi teguran.
Tanggapan Jaksa Penuntut Umum
Menanggapi dorongan Ahok, JPU menyatakan bahwa keterangan mengenai pemeriksaan Erick Thohir dan Joko Widodo tidak berkaitan langsung dengan posisi Ahok sebagai saksi dalam perkara yang sedang digali. Jaksa menilai tidak ada dokumen atau keterangan detail dari Ahok yang dapat menguatkan fakta hukum terkait hal tersebut.
Perkembangan sidang dugaan korupsi minyak mentah Pertamina ini terus menjadi sorotan publik, menyusul keterangan-keterangan penting dari mantan petinggi perusahaan pelat merah tersebut.
Artikel Terkait
KPK Finalisasi Perhitungan Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji, BPK Periksa Travel
Noel Ebenezer Peringatkan Purbaya: Hati-Hati, Bapak Akan di-Noel-kan - Ancaman Kasus Hukum Menkeu
Bocoran Noel Ebenezer: Parpol Berhuruf K dan Ormas Non-Agama Terlibat Aliran Dana Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Damai Hari Lubis Laporkan Ahmad Khoizinudin ke Polda Metro Jaya: Kronologi & Pasal yang Dijerat