Beda Keterangan OTT KPK: Fadia Arafiq Ngaku Bersama Ahmad Luthfi, Gubernur Jateng Membantah
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diwarnai pernyataan kontradiktif antara tersangka dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Simak perbedaan versi keduanya dan kronologi penangkapan berdasarkan penjelasan KPK.
Klaim Fadia Arafiq: "Saya Sedang Bersama Pak Gubernur"
Usai keluar dari gedung KPK, Rabu (4/3/2026), Fadia Arafiq menyatakan dirinya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat OTT terjadi. Ia mengaku ditangkap di sebuah hotel di Semarang, Selasa (3/3/2026) dini hari, saat membahas ketidakhadirannya dalam acara Makan Bergizi Gratis (MBG).
Fadia dengan tegas membantah terlibat OTT. "Saya tidak OTT, tidak ada barang apa pun yang diambil. Saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah. Barang serupiah pun, demi Allah enggak ada," tegasnya. Ia menuding ada pihak jahat yang membuatnya ditangkap.
Terait perusahaan yang diduga terlibat pengadaan, Fadia menyatakan itu milik keluarga dan dirinya tidak ikut campur dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) atau alih daya di Pemkab Pekalongan.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Gratifikasi Rp680 Juta dari PMB Jalur Mandiri 2025-2026
KPK Periksa Mantan Wabup dan 8 Pejabat Sukoharjo, Bongkar Kode Rahasia Padakno Karo Bapak dalam Kasus Pemerasan Etik Suryani
Kejagung Buka Suara: Trading in Influence di Kasus Jampidsus Febrie Bukan Pasal Pidana, Ini Penjelasan Lengkapnya
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diciduk KPK: Uang Ratusan Juta Diamankan dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa Baru