Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/2547/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya dan dua laporan serupa lainnya.
Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menanggapi dengan meminta para pelapor mengkaji konteks ceramah JK secara utuh. Menurutnya, inti pesan JK adalah upaya mendamaikan dua pihak yang bertikai, bukan untuk memprovokasi. JK sendiri disebut terbuka untuk berdialog dengan para pelapor.
Terungkapnya latar belakang kader PSI dari Ketum GAMKI ini langsung menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Banyak netizen mempertanyakan motif di balik pelaporan ini, apakah murni dari organisasi keagamaan atau ada unsur politik tertentu.
Hingga saat ini, PSI maupun Kaesang Pangarep belum memberikan pernyataan resmi terkait keterkaitan kader mereka dalam laporan terhadap Jusuf Kalla ini.
Artikel Terkait
OTT KPK di Tulungagung: Mengungkap Modus Ibu Solo dan Makelar Proyek
KPK Sita USD 1 Juta dari Gus Yaqut untuk Kondisikan Pansus Haji DPR, Ini Fakta Terbaru
KPK Ungkap Modus Jatah Preman di Proyek PUPR Riau, Ajudan Eks Gubernur Terima Rp1,4 Miliar
Kasus Pemerasan Proyek PUPR Riau: Ajudan Gubernur Diperiksa & Ditahan KPK