Tak hanya itu, Hotman bahkan secara terbuka menantang pihak-pihak yang membuat konten maupun narasi yang mengaitkan Raffi Ahmad dengan kasus tersebut agar hadir langsung dalam konferensi pers nanti. "Semua orang termasuk motivator, ayo datang sekalian. Ayo berani datang gak? Ayo debat sama Hotman dan Raffi, bawa bukti kalian," tegas Hotman Paris.
Nama Raffi Ahmad sendiri mencuat setelah muncul dalam fakta persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai yang melibatkan PT Blueray Cargo. Dalam persidangan disebutkan adanya pengiriman barang berupa laptop dan iPhone dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui perusahaan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa informasi mengenai Raffi Ahmad berasal dari keterangan saksi yang sebelumnya juga sudah tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). "Betul karena memang itu sudah fakta persidangan, artinya itu juga dari hasil pemeriksaan saksi-saksi ketika di proses penyidikan," kata Taufik kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (8/6/2026).
Dalam persidangan memang terungkap bahwa Raffi Ahmad pernah menitipkan pengiriman laptop dan iPhone dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui Blueray Cargo. Namun, fakta tersebut tidak otomatis mengarah pada dugaan pelanggaran hukum. "Bahwa betul itu ada fakta Saudara RA itu menitip, tapi kita waktu itu belum sampai kepada mengarah bahwa itu penyelundupan," ujarnya.
Kasus yang menyeret PT Blueray Cargo sendiri bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026. Sehari kemudian, KPK menetapkan enam tersangka, termasuk pemilik PT Blueray Cargo John Field (JF), dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai. Kini, sorotan publik tertuju pada konferensi pers yang akan digelar Raffi Ahmad bersama Hotman Paris. Banyak pihak menunggu penjelasan langsung dari Raffi terkait kemunculan namanya dalam sidang korupsi yang tengah menyita perhatian tersebut.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Gratifikasi Rp680 Juta dari PMB Jalur Mandiri 2025-2026
KPK Periksa Mantan Wabup dan 8 Pejabat Sukoharjo, Bongkar Kode Rahasia Padakno Karo Bapak dalam Kasus Pemerasan Etik Suryani
Kejagung Buka Suara: Trading in Influence di Kasus Jampidsus Febrie Bukan Pasal Pidana, Ini Penjelasan Lengkapnya
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diciduk KPK: Uang Ratusan Juta Diamankan dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa Baru