Dalam pernyataannya, Frank mendesak agar akun kemanusiaan Hotman911 Official segera ditutup. Menurutnya, gerakan tersebut hanyalah strategi pemasaran untuk mendongkrak bisnis hiburan Holywings. Selain itu, Frank juga menyoroti asisten pribadi Hotman Paris, Benny Djannah. Ia menuding Benny terlibat sebagai makelar kasus di peradilan dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaknya.
Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea resmi mengumumkan dirinya sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah. Kasus ini terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di perkara PT Asabri. Hotman mengaku mengambil keputusan ini karena panggilan profesional, meskipun ia sadar akan risiko kehilangan simpati dari para pengagumnya. Ia juga menegaskan tidak mencari keuntungan finansial dari kasus mantan pejabat Kejaksaan Agung tersebut.
"Alasannya saya terpanggil, saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Saya bayarannya super mahal di Indonesia, saya ambil resiko terhadap pengagum saya," ujar Hotman.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Gratifikasi Rp680 Juta dari PMB Jalur Mandiri 2025-2026
KPK Periksa Mantan Wabup dan 8 Pejabat Sukoharjo, Bongkar Kode Rahasia Padakno Karo Bapak dalam Kasus Pemerasan Etik Suryani
Kejagung Buka Suara: Trading in Influence di Kasus Jampidsus Febrie Bukan Pasal Pidana, Ini Penjelasan Lengkapnya
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diciduk KPK: Uang Ratusan Juta Diamankan dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa Baru