MULTAQOMEDIA.COM - Israel tampaknya sedang menyulut perang lebih besar dan serius setelah nekat menyerang Qatar tepat di 'jantungnya'.
Militer Israel melancarkan serangan udara di Doha ditandai dengan sejumlah ledakan besar.
Serangan itu terjadi saat tim negosiasi sedang membahas proposal gencatan senjata di Gaza yang diajukan oleh Amerika Serikat.
Serangan Israel direspon keras Qatar dengan mengatakan serangan tersebut sebagai tindakan "pengecut" dan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melalui kantor resminya menyatakan, Israel bertanggung jawab penuh atas serangan itu. Dalam unggahan di media sosial, kantor Netanyahu menegaskan:
"Tindakan hari ini terhadap para pemimpin teroris Hamas adalah operasi Israel yang sepenuhnya independen. Israel yang memulainya, Israel yang melaksanakannya, dan Israel bertanggung jawab penuh."
Insiden ini menimbulkan ketegangan baru di kawasan Timur Tengah dan berpotensi mempengaruhi proses diplomasi gencatan senjata di Gaza yang tengah berlangsung.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina