Drone-drone membawa bahan peledak juga digunakan militer Israel untuk meledakkan permukiman sebelum mereka memasukinya.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, serangan Israel ke Kota Gaza sepanjang Kamis kemarin menewaskan setidaknya 40 orang.
Biro Pusat Statistik Palestina mengungkap sekitar 740.000 penduduk atau sekitar 35 persen dari 2,1 juta populasi Jalur Gaza, masih berada di Kota Gaza hingga Selasa Selasa.
Jumlah tersebut semakin menurun karena serangan Israel yang terus-menerus, menyebabkan semakin banyak warga mengungsi.
Kantor Kemanusiaan PBB (OCHA) memperingatkan jalur terakhir kehidupan di Kota Gaza sedang runtuh.
OCHA menuduh Israel secara sistematis menghalangi upaya penyaluran bantuan kepada masyarakat, dengan alasan penutupan penyeberangan Zikim ke wilayah utara Gaza. Padahal warga di sana dilanda kelaparan
Sumber: inews
Artikel Terkait
Bumi Hilang Gravitasi 7 Detik 12 Agustus 2026? Ini Fakta Sains yang Membantah Hoaks Viral
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok