Dugaan Rapat Rahasia di Doha: Jejak Orang Dalam Transisi Venezuela Pasca Maduro
Kejatuhan Presiden Venezuela Nicolas Maduro diduga kuat bukan hanya akibat tekanan eksternal dari Amerika Serikat. Fakta mengejutkan mengungkap adanya manuver diam-diam dari lingkaran dalam elite Caracas yang merancang masa depan Venezuela tanpa sang presiden.
Pertemuan Rahasia Elite Venezuela di Doha Qatar
Laporan mengungkap adanya pertemuan tertutup sejumlah pejabat tinggi Venezuela di Doha, Qatar. Rapat rahasia ini disebut membahas skenario pemerintahan pasca-Maduro dan berlangsung tanpa sepengetahuan atau kehadiran Maduro sendiri.
Yang mencolok, Wakil Presiden Delcy Rodriguez muncul sebagai figur sentral yang memimpin dialog, didampingi saudaranya, Jorge Rodriguez. Forum ini digambarkan sebagai pertemuan informal namun strategis, yang mempertemukan elite politik Venezuela dengan mediator asing.
Peran Kunci Delcy Rodriguez dan Keterkaitan dengan AS
Menurut laporan Miami Herald, Delcy Rodriguez disebutkan secara langsung menjalin komunikasi dengan pihak Amerika Serikat. Dalam berbagai percakapan, ia dipandang Washington sebagai figur yang "lebih dapat diterima" untuk memimpin Venezuela dibandingkan Maduro.
Penilaian ini memunculkan spekulasi kuat bahwa proses transisi kekuasaan telah dirancang dari dalam rezim sendiri. Seorang anggota senior keluarga kerajaan Uni Emirat Arab disebut berperan sebagai penghubung antara Caracas dan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu