Latihan ini merupakan bagian dari doktrin "Perang Seluruh Rakyat", sebuah konsep strategis yang mempersiapkan mobilisasi massal warga sipil jika terjadi konflik bersenjata.
Ketergantungan Minyak Venezuela dan Ancaman Trump
Hubungan Kuba-Venezuela telah lama menjadi penopang ekonomi Havana. Sejak tahun 2000, Kuba bergantung pada pasokan minyak dari Caracas sebagai imbalan atas jasa keamanan dan konsultasi. Trump menegaskan ancaman pemutusan hubungan ini dengan menyatakan, "TIDAK AKAN ADA LAGI MINYAK ATAU UANG YANG AKAN MASUK KE KUBA - NOL!".
Diaz-Canel membalas ancaman tersebut di platform X, menegaskan bahwa Kuba adalah negara berdaulat yang tidak bisa didikte dan siap membela tanah air "hingga tetes darah terakhir".
Imbas Operasi AS di Venezuela terhadap Kuba
Ketegangan memuncak pasca operasi militer AS di Caracas yang menewaskan puluhan pasukan keamanan, termasuk personel Kuba. Insiden ini memperkuat kekhawatiran Havana akan intervensi langsung AS. Trump juga pernah membagikan pesan yang menyebut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bisa menjadi presiden di Kuba, yang dianggap sebagai provokasi tambahan.
Dengan latihan militer dan persiapan perang ini, Kuba jelas ingin mengirim pesan bahwa mereka akan mempertahankan kedaulatan dengan segala cara, sambil berusaha menghindari skenario krisis seperti yang melanda Venezuela.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina