Kritik Anggota DPR: Iuran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko Dukung Militer Israel
Bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) untuk Gaza yang dibentuk oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menuai kritik dari Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa yang akrab disapa Deng Ical ini menyoroti besaran iuran keanggotaan yang harus dibayar Indonesia, yaitu sebesar 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,7 triliun.
Syamsu Rizal menyatakan kekhawatiran mendalam bahwa dana kontribusi Indonesia tersebut berpotensi dialihkan untuk mendukung operasi militer Israel di Palestina, bukannya untuk upaya perdamaian.
“Saya khawatir uang iuran itu dipakai untuk membunuh warga Gaza dengan dalih melucuti senjata Hamas. Padahal Hamas adalah pasukan yang membela rakyat Gaza dari kezaliman Israel,” tegasnya di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan