Restu AS Bebaskan Israel dari Iuran Board of Peace (BoP): Bukti Hegemoni dan Ketimpangan?
Keputusan Amerika Serikat (AS) yang membebaskan Israel dari kewajiban membayar iuran kepada Board of Peace (BoP) mengundang sorotan tajam. Analis menilai langkah ini menjadi bukti nyata adanya sentralisasi kekuasaan dan pengaruh hegemonik yang kuat dalam organisasi tersebut.
Analisis Pakar: BoP Dicengkeram Logika Kekuatan, Bukan Keadilan
Pengamat Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo, menyatakan bahwa persetujuan AS ini mencerminkan sentralisasi kekuasaan yang berlebihan pada satu aktor hegemonik. "Kondisi ini membuat BoP gagal berfungsi sebagai mekanisme keamanan kolektif yang sehat," ujarnya.
Agung menjelaskan, alih-alih mengedepankan kerja sama setara, BoP justru terjebak dalam logika hierarki. "Keputusan strategis tampak ditentukan oleh preferensi satu kekuatan besar," tambahnya.
Artikel Terkait
Kongres AS Selidiki Kematian Misterius 11 Ilmuwan: Pentagon, FBI, NASA Diminta Klarifikasi
Iran Tolak Perundingan Damai dengan AS: Penyebab, Ancaman Trump & Dampaknya
Trump Tolak Cabut Blokade Pelabuhan Iran: Syarat & Dampak Terkini 2026
Peringatan Gempa M8+ di Jepang: Waspada Tsunami di 182 Kota Pasca Gempa M7.4