Restu AS Bebaskan Israel dari Iuran Board of Peace (BoP): Bukti Hegemoni dan Ketimpangan?
Keputusan Amerika Serikat (AS) yang membebaskan Israel dari kewajiban membayar iuran kepada Board of Peace (BoP) mengundang sorotan tajam. Analis menilai langkah ini menjadi bukti nyata adanya sentralisasi kekuasaan dan pengaruh hegemonik yang kuat dalam organisasi tersebut.
Analisis Pakar: BoP Dicengkeram Logika Kekuatan, Bukan Keadilan
Pengamat Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo, menyatakan bahwa persetujuan AS ini mencerminkan sentralisasi kekuasaan yang berlebihan pada satu aktor hegemonik. "Kondisi ini membuat BoP gagal berfungsi sebagai mekanisme keamanan kolektif yang sehat," ujarnya.
Agung menjelaskan, alih-alih mengedepankan kerja sama setara, BoP justru terjebak dalam logika hierarki. "Keputusan strategis tampak ditentukan oleh preferensi satu kekuatan besar," tambahnya.
Artikel Terkait
AS Tuduh Iran Kembangkan Rudal Jarak Jauh: Ancaman untuk Eropa dan Amerika?
Puluhan Jet Tempur AS Termasuk F-35 di Yordania: Analisis Ketegangan & Pernyataan Raja Abdullah
Alasan Arab Takut Iran Diserang: Israel Bakal Merajalela & Kawasan Kacau
Wasiat Rahasia Khamenei Terungkap: Persiapan Perang Iran vs AS & Rencana Suksesi