Restu AS Bebaskan Israel dari Iuran Board of Peace (BoP): Bukti Hegemoni dan Ketimpangan?
Keputusan Amerika Serikat (AS) yang membebaskan Israel dari kewajiban membayar iuran kepada Board of Peace (BoP) mengundang sorotan tajam. Analis menilai langkah ini menjadi bukti nyata adanya sentralisasi kekuasaan dan pengaruh hegemonik yang kuat dalam organisasi tersebut.
Analisis Pakar: BoP Dicengkeram Logika Kekuatan, Bukan Keadilan
Pengamat Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo, menyatakan bahwa persetujuan AS ini mencerminkan sentralisasi kekuasaan yang berlebihan pada satu aktor hegemonik. "Kondisi ini membuat BoP gagal berfungsi sebagai mekanisme keamanan kolektif yang sehat," ujarnya.
Agung menjelaskan, alih-alih mengedepankan kerja sama setara, BoP justru terjebak dalam logika hierarki. "Keputusan strategis tampak ditentukan oleh preferensi satu kekuatan besar," tambahnya.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina