Restu AS Bebaskan Israel dari Iuran Board of Peace (BoP): Bukti Hegemoni dan Ketimpangan?
Keputusan Amerika Serikat (AS) yang membebaskan Israel dari kewajiban membayar iuran kepada Board of Peace (BoP) mengundang sorotan tajam. Analis menilai langkah ini menjadi bukti nyata adanya sentralisasi kekuasaan dan pengaruh hegemonik yang kuat dalam organisasi tersebut.
Analisis Pakar: BoP Dicengkeram Logika Kekuatan, Bukan Keadilan
Pengamat Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo, menyatakan bahwa persetujuan AS ini mencerminkan sentralisasi kekuasaan yang berlebihan pada satu aktor hegemonik. "Kondisi ini membuat BoP gagal berfungsi sebagai mekanisme keamanan kolektif yang sehat," ujarnya.
Agung menjelaskan, alih-alih mengedepankan kerja sama setara, BoP justru terjebak dalam logika hierarki. "Keputusan strategis tampak ditentukan oleh preferensi satu kekuatan besar," tambahnya.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu