Drone Shahed-136 Iran: Senjata Andalan Serang AS-Israel, Komponennya dari Indonesia
Iran memiliki senjata andalan baru dalam konflik geopolitik: drone kamikaze Shahed-136. Drone murah dan mematikan ini menjadi ujung tombak pembalasan Iran terhadap target Amerika Serikat (AS) dan Israel, terutama di kawasan Teluk Persia.
Efektivitas dan Cara Kerja Drone Shahed-136
Setelah membuktikan keampuhannya di medan perang Ukraina, drone Shahed-136 kembali digunakan dalam serangan langsung di Teluk Persia. Drone yang dikembangkan oleh perusahaan terkait Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ini berfungsi seperti rudal berpemandu satu arah. Ia terbang menuju target yang telah diprogram sebelumnya dan meledak saat tumbukan.
Keunggulan utama Shahed-136 terletak pada efektivitas biaya. Harga produksinya hanya sekitar $35.000 atau setara Rp 591 juta per unit, dengan jangkauan tempuh mencapai 2.000 kilometer. Meski tidak secanggih senjata lain, drone ini dapat membanjiri dan mengelabui sistem pertahanan udara musuh yang mahal.
Ahli peperangan drone, Seth Frantzman, menyebut Shahed-136 sebagai "sistem senjata murah yang mirip dengan angkatan udara" bagi Iran, mampu menebar kekacauan dan diproduksi secara massal.
Artikel Terkait
Iran Siap Hadapi Invasi Darat AS-Israel: Ancaman Bencana Besar & Analisis Dampak Global
Turki & Arab Saudi Murka! AS Sebut Perang Iran Konflik Agama, Ini Reaksinya
Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4 ke Tel Aviv: Spesifikasi, Klaim Serangan & Analisis
Iran Gunakan Lukisan 3D Helikopter Tipu Israel: Strategi Decoy Rusia di Ukraina Ditiru