Iran Klaim Serang Kapal Tanker AS di Teluk Persia, Harga Minyak Dunia Melonjak
Ketegangan di Teluk Persia mencapai titik didih baru. Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menyerang sebuah kapal tanker minyak berbendera Amerika Serikat. Serangan rudal ini dilaporkan menyebabkan kapal terbakar hebat di perairan utara Teluk Persia.
Pernyataan Resmi dan Klaim Kontrol Selat Hormuz
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah Iran, IRGC menyatakan serangan terjadi pada Kamis (5/3/2026) pagi waktu setempat. Mereka menegaskan serangan ini sebagai operasi balasan. Lebih lanjut, IRGC mengklaim kini memiliki "kontrol penuh" atas Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia. Iran telah mengancam akan menargetkan kapal-kapal berbendera AS, Israel, dan sekutunya yang melintasi wilayah tersebut.
Balasan Atas Penenggelaman Fregat Iran oleh AS
Serangan ini diyakini sebagai respons langsung atas insiden hari sebelumnya. Pada Rabu (4/3/2026), Angkatan Laut AS menenggelamkan fregat Iran IRIS Dena di Samudra Hindia dekat Sri Lanka menggunakan torpedo Mark 48. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi operasi tersebut, yang menewaskan puluhan pelaut Iran. Hegseth menyatakan AS dan Israel telah secara signifikan mengurangi kemampuan angkatan laut dan rudal Iran.
Artikel Terkait
Turki & Arab Saudi Murka! AS Sebut Perang Iran Konflik Agama, Ini Reaksinya
Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4 ke Tel Aviv: Spesifikasi, Klaim Serangan & Analisis
Iran Gunakan Lukisan 3D Helikopter Tipu Israel: Strategi Decoy Rusia di Ukraina Ditiru
Mengapa Rusia Tidak Langsung Bantu Iran? Analisis Aliansi Strategis & Dampaknya