MULTAQOMEDIA.COM - Dalam tradisi militer, pangkat merupakan bentuk penghargaan atas prestasi, pengabdian, pengalaman kepemimpinan, dan rekam jejak yang telah teruji dalam waktu panjang.
Hal ini disampaikan oleh Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, dalam pernyataannya pada Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Ginting, ketika pangkat kehormatan diberikan kepada tokoh yang masih berada dalam pusaran kekuasaan politik, sebagian kalangan menilai hal tersebut bukan sekadar penghormatan institusional. Lebih dari itu, hal ini dinilai sebagai bagian dari komunikasi politik rezim.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia