MULTAQOMEDIA.COM - Dalam tradisi militer, pangkat merupakan bentuk penghargaan atas prestasi, pengabdian, pengalaman kepemimpinan, dan rekam jejak yang telah teruji dalam waktu panjang.
Hal ini disampaikan oleh Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, dalam pernyataannya pada Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Ginting, ketika pangkat kehormatan diberikan kepada tokoh yang masih berada dalam pusaran kekuasaan politik, sebagian kalangan menilai hal tersebut bukan sekadar penghormatan institusional. Lebih dari itu, hal ini dinilai sebagai bagian dari komunikasi politik rezim.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019