Iran Kembali Gempur Negara-Negara Teluk dengan Serangan Rudal dan Drone
Multaqomedia.com - Ketegangan di kawasan Teluk semakin memanas setelah Iran kembali melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah negara. Pada Kamis malam, 5 Maret 2026, Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) menjadi sasaran serangan yang meningkatkan eskalasi konflik regional.
Respons Pertahanan dan Sasaran Serangan
Menurut laporan dari Al-Jazeera, Staf Umum Angkatan Darat Kuwait mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat beberapa proyektil yang memasuki wilayah udara negara tersebut. Serangan ini merupakan bagian dari gelombang ofensif yang lebih luas.
Sebelumnya, Qatar juga melaporkan menjadi target, dengan sedikitnya 14 rudal balistik dan 4 drone yang diluncurkan dari Iran. Awalnya, Iran menargetkan aset militer Amerika Serikat di kawasan, namun serangan kemudian meluas ke instalasi sipil menyusul dimulainya operasi militer AS dan Israel pada 28 Februari.
Korban Jiwa dan Dampak Serangan Balasan
Data dari media pemerintah Iran menyebutkan operasi AS dan Israel telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran. Di sisi lain, serangan balasan Iran dilaporkan menewaskan enam personel militer AS, 11 orang di Israel, dan tiga orang di UEA.
Artikel Terkait
Kongres AS Selidiki Kematian Misterius 11 Ilmuwan: Pentagon, FBI, NASA Diminta Klarifikasi
Iran Tolak Perundingan Damai dengan AS: Penyebab, Ancaman Trump & Dampaknya
Trump Tolak Cabut Blokade Pelabuhan Iran: Syarat & Dampak Terkini 2026
Peringatan Gempa M8+ di Jepang: Waspada Tsunami di 182 Kota Pasca Gempa M7.4