Reza Pahlavi Serukan Perang Salib ke Iran: Analisis Lengkap Eskalasi AS-Israel-Eropa

- Jumat, 06 Maret 2026 | 10:25 WIB
Reza Pahlavi Serukan Perang Salib ke Iran: Analisis Lengkap Eskalasi AS-Israel-Eropa

Reza Pahlavi Serukan "Perang Salib" ke Iran, Dorong Eropa Bergabung dengan AS dan Israel

MULTAQOMEDIA.COM - Reza Pahlavi, putra dari Shah Iran terakhir yang hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat, secara mengejutkan menyerukan "perang salib" melawan pemerintah Iran. Seruan ini ia sampaikan dalam panggilan telepon yang ternyata adalah prank oleh komedian Rusia Vovan dan Lexus yang menyamar sebagai Kanselir Jerman.

Dalam rekaman yang viral di media sosial X, Pahlavi dengan tegas mendesak negara-negara Eropa untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Israel dalam menyerang Teheran. "Eropa harus bergabung dalam perang salib melawan rezim (Iran)," ujarnya.

Ajakan untuk Gulingkan Pemerintah dan Janji Kembali ke Iran

Reza Pahlavi juga menggunakan momen tersebut untuk menyerukan kepada rakyat Iran agar menggulingkan pemerintah yang berkuasa. Ia menilai kondisi saat ini adalah waktu yang tepat untuk menjatuhkan pemerintahan yang menggulingkan ayahnya dalam Revolusi Iran 1979.

Lebih lanjut, ia menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Iran dan memimpin pemerintahan transisi. Pahlavi menegaskan bahwa otoritas yang saat ini memimpin di Teheran tidak memiliki legitimasi yang sah di matanya.


Halaman:

Komentar