Donald Trump Ancam Kuba: Target Berikutnya Setelah Iran? Analisis Lengkap

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:00 WIB
Donald Trump Ancam Kuba: Target Berikutnya Setelah Iran? Analisis Lengkap

Trump juga memuji kinerja Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam menangani kebijakan terhadap Kuba. Tekanan ini semakin menjadi setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang selama ini menjadi pemasok minyak utama bagi Kuba.

Kondisi Krisis dan Dampak pada Kuba

Penghentian pasokan minyak dari Venezuela memberikan pukulan berat bagi perekonomian Kuba. Negara tersebut saat ini tengah menghadapi krisis multidimensi, termasuk krisis energi, pemadaman listrik berkepanjangan, dan kelangkaan bahan bakar.

Trump menegaskan bahwa AS telah membangun kembali kekuatan militernya. "Ketika digunakan, hasilnya terbukti berhasil," katanya, mengisyaratkan kesiapan untuk menggunakan opsi militer jika diperlukan.

Kekhawatiran dan Dampak Geopolitik Global

Pernyataan terbaru Trump ini memicu kekhawatiran di kalangan pengamat internasional. Ancaman terhadap Kuba berpotensi memperluas ketegangan geopolitik global, terutama jika tekanan politik atau militer benar-benar dilaksanakan setelah konflik dengan Iran mereda.

Langkah ini dapat menciptakan dinamika baru di kawasan Karibia dan Amerika Latin, serta berdampak pada stabilitas hubungan internasional. Dunia kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari kebijakan luar negeri AS yang ofensif di bawah kepemimpinan Donald Trump.


Halaman:

Komentar