Serangan Presisi Iran Picu Kerugian Masif AS, Diduga Dilibatkan Intelijen Rusia
Angkatan Bersenjata Iran mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone presisi yang menghantam sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan ini dilaporkan mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan material yang signifikan di pihak AS.
Klaim Korban Jiwa dan Kerusakan Strategis AS
Menurut laporan dari Iran, serangan di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab, menewaskan atau melukai sedikitnya 200 tentara AS. Sementara itu, serangan terpisah ke Armada Kelima AS di Bahrain diklaim menewaskan 21 personel militer.
Kerugian material yang diderita AS disebut sangat besar. Yang paling krusial adalah laporan kehancuran sistem pertahanan udara canggih Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Lockheed Martin yang ditempatkan di tiga negara. Kehancuran ini dianggap sebagai pukulan telak bagi arsitektur pertahanan AS di kawasan.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan