Serangan Iran Hancurkan THAAD AS: Dugaan Intelijen Rusia & Kerugian Masif

- Minggu, 08 Maret 2026 | 00:50 WIB
Serangan Iran Hancurkan THAAD AS: Dugaan Intelijen Rusia & Kerugian Masif

Sebuah faktor yang mencemaskan Washington adalah dugaan keterlibatan Rusia. Sumber intelijen AS menduga Moskow memberikan dukungan data satelit untuk membantu Iran melacak pergerakan kapal perang dan pesawat tempur AS secara real-time.

Analis militer menilai kerja sama intelijen luar angkasa ini sangat mungkin terjadi, terutama pasca penandatanganan perjanjian strategis antara Iran dan Rusia. Dukungan ini dianggap kunci bagi kemampuan Iran melakukan serangan presisi meski di bawah tekanan.

Respons Terbatas dan Ketegangan yang Meningkat

Pentagon secara resmi hanya mengakui kematian enam personel militer AS di Kuwait hingga awal Maret, beserta 18 orang yang luka serius. Namun, pernyataan publik dari mantan Presiden Donald Trump menyiratkan kemungkinan jumlah korban yang lebih besar.

Ketegangan kian memanas setelah Iran juga menargetkan fasilitas yang diduga menjadi stasiun CIA di Riyadh, Arab Saudi, serta sebuah hotel di Bahrain yang digunakan untuk evakuasi personel AS. Iran menuduh AS menggunakan warga sipil sebagai "perisai manusia," sementara Bahrain mengecam serangan ke fasilitas sipil.

Situasi ini menunjukkan eskalasi konflik yang kompleks di Timur Tengah, dengan potensi keterlibatan kekuatan global yang dapat mengubah peta keamanan kawasan.


Halaman:

Komentar