Klaim Korban Tewas AS Capai 1.000 Orang
Galloway juga meragukan data resmi korban tewas warga Amerika Serikat. Pemerintah AS hanya mengakui empat kematian, namun Galloway menyebut angka sebenarnya jauh lebih tinggi.
"Bagaimana mungkin semua pangkalan CIA, kedutaan besar, dan basis militer AS hancur dengan hanya empat korban? Saya berani bertaruh, jumlah orang Amerika yang tewas mendekati seribu orang dan mereka tidak bisa disembunyikan selamanya," tegas politikus tersebut.
Dampak Ekonomi Global dan Ancaman Blokade Minyak
Galloway menyoroti dampak konflik pada pasar saham global yang anjlok, sementara pasar saham Israel justru diklaimnya naik. Ia juga memperingatkan ancaman blokade total oleh Iran di Teluk Persia, yang bisa menghentikan ekspor minyak dan berpotensi memicu krisis besar.
Klaim-klaim George Galloway ini menuai sorotan dan kontroversi, menambah kompleksitas narasi publik mengenai konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan