Investigasi Militer AS Ungkap Rudal Tomahawk Serang Sekolah Dasar di Iran
Sebuah investigasi militer yang masih berlangsung mengungkap fakta mengejutkan: Amerika Serikat bertanggung jawab atas serangan rudal Tomahawk yang menghancurkan sebuah sekolah dasar di Iran pada 28 Februari lalu. Serangan mematikan ini diduga kuat terjadi akibat kesalahan penentuan target oleh militer AS berdasarkan data intelijen yang sudah kedaluwarsa.
Kesalahan Data Intelijen Picu Tragedi Kemanusiaan
Menurut sumber yang mengetahui temuan awal penyelidikan, rudal jelajah Tomahawk mengenai gedung Sekolah Dasar Shajarah Tayyebeh di kota Minab. Kesalahan terjadi karena militer AS menargetkan sebuah pangkalan militer Iran yang diyakini berada di dekatnya, namun menggunakan koordinat data lama dari Defense Intelligence Agency (DIA). Data usang ini kemudian digunakan oleh United States Central Command (CENTCOM) tanpa proses verifikasi ulang yang memadai.
Korban Jiwa dan Dampak Tragis Serangan Rudal
Insiden ini tercatat sebagai salah satu kesalahan militer paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir. Pihak Iran melaporkan sedikitnya 175 orang tewas, dengan sebagian besar korban adalah anak-anak yang sedang berada di sekolah. Serangan ini secara langsung mempertanyakan akurasi dan protokol penentuan target dalam operasi militer AS.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan