Video Netanyahu Diduga Deepfake AI, Cek 3 Kejanggalan Visual Ini
Kemunculan video terbaru Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, usai kabar tewasnya akibat serangan Iran, langsung menjadi sorotan global. Dalam video yang diunggah pada Jumat, 13 Maret 2026, Netanyahu menyatakan Israel akan terus melanjutkan perang melawan Iran.
Namun, pernyataan politiknya tenggelam oleh analisis warganet yang menemukan sejumlah kejanggalan visual mencolok. Banyak yang menduga kuat video tersebut adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan atau deepfake.
Kejanggalan Visual yang Memicu Spekulasi Deepfake
Beberapa titik keanehan dalam video Netanyahu ini menjadi bahan investigasi netizen dan pengamat digital:
1. Jumlah Jari Tangan yang Tidak Normal
Analisis visual menunjukkan ketidakkonsistenan jumlah jari. Tangan kanan Netanyahu terlihat memiliki enam jari, sementara tangan kirinya menunjukkan lima jari. Padahal, diketahui publik bahwa ia memiliki jumlah jari normal di kedua tangannya.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan