Iran Ancam Balas AS: Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jadi Target Serangan
MULTAQOMEDIA.COM - Ketegangan di Selat Hormuz memanas. Iran mengeluarkan ancaman balasan yang keras terhadap Amerika Serikat (AS), menyusul peringatan serangan militer AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di kawasan vital tersebut.
Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, secara tegas menyatakan bahwa militernya akan membalas jika serangan terjadi. "Jika pelabuhan dan dermaga kami terancam, semua pelabuhan dan dermaga di kawasan (Timur Tengah) akan menjadi target yang sah bagi kami," tegas Shekarchi dalam siaran televisi pemerintah.
Peringatan AS dan Tuduhan Penggunaan Pelabuhan Sipil
Ancaman Iran ini merupakan respons langsung atas peringatan yang dikeluarkan oleh Komando Pusat AS (Centcom) pekan lalu. Centcom mendesak warga sipil Iran untuk segera menjauhi fasilitas pelabuhan di sepanjang Selat Hormuz, sebuah indikasi kuat persiapan serangan besar.
Dalam pernyataannya, Centcom menuduh Angkatan Laut Iran menggunakan pelabuhan-pelabuhan sipil untuk menyembunyikan dan mengoperasikan kapal serta peralatan militer. Menurut hukum internasional, penggunaan fasilitas sipil untuk tujuan militer dapat menghilangkan status perlindungannya dan menjadikannya target militer yang sah.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan