Israel Serang Jamaah Sholat Idul Fitri di Al-Aqsa dengan Gas Air Mata
Pasukan Israel kembali melanggar hukum internasional dan Hak Asasi Manusia (HAM) pada momen suci Idul Fitri. Dilaporkan, pasukan Israel menembakkan gas air mata untuk membubarkan dan mencegah warga Palestina melaksanakan sholat Ied di dekat kompleks Masjid Al-Aqsa.
Serangan ini terjadi dalam kondisi dimana kompleks Masjid Al-Aqsa telah ditutup oleh otoritas Israel sejak akhir Februari 2026. Penutupan ini bertepatan dengan eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Seruan Solidaritas dari Aqsa Working Group (AWG)
Menanggapi situasi ini, Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG), Anshorullah, menegaskan bahwa di hari kemenangan Idul Fitri, Masjid Al-Aqsa masih dalam penjajahan. AWG menyerukan beberapa aksi solidaritas kepada umat Islam, terutama di Indonesia:
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan