Rencana Pengawalan Kapal dan Penolakan Sekutu
Awalnya, AS berencana mengirim kapal perang untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Namun, rencana itu kandas karena ketidaksiapan menghadapi konflik langsung. Strategi AS kemudian berganti dengan mengajak sekutu, namun langkah ini juga tidak mendapat respons kuat dari negara-negara Eropa maupun NATO.
Dampak Ekonomi dan Komitmen 22 Negara
Tekanan domestik di AS semakin meningkat akibat potensi kenaikan harga minyak dan BBM jika Selat Hormuz terus ditutup. Di sisi lain, muncul pernyataan bersama dari 22 negara yang menyatakan kesiapan menjaga Selat Hormuz. Namun, komitmen ini masih perlu pembuktian di lapangan.
Faisal memperingatkan, jika komitmen militer tersebut benar-benar dilaksanakan, perang berpotensi meluas dan semakin tidak terkendali. "Artinya perang akan semakin berkobar, perang akan semakin tidak terkendali, dan itu akan melibatkan banyak negara," tegasnya.
Artikel Terkait
Harga BBM Vietnam Naik 105%: Dampak Konflik Timur Tengah 2026 & Solusi Pemerintah
Erdogan Kritik Netanyahu: Seruan Hindari Jebakan Zionis & Dampak Perang Israel-Iran
Serangan Rudal Iran di Bnei Brak: 12 Warga Israel Terluka, Termasuk Anak-Anak
Iran Ajukan 2 Syarat ke AS untuk Akhiri Konflik: Ganti Rugi & Pengakuan Agresi