Rencana Pengawalan Kapal dan Penolakan Sekutu
Awalnya, AS berencana mengirim kapal perang untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Namun, rencana itu kandas karena ketidaksiapan menghadapi konflik langsung. Strategi AS kemudian berganti dengan mengajak sekutu, namun langkah ini juga tidak mendapat respons kuat dari negara-negara Eropa maupun NATO.
Dampak Ekonomi dan Komitmen 22 Negara
Tekanan domestik di AS semakin meningkat akibat potensi kenaikan harga minyak dan BBM jika Selat Hormuz terus ditutup. Di sisi lain, muncul pernyataan bersama dari 22 negara yang menyatakan kesiapan menjaga Selat Hormuz. Namun, komitmen ini masih perlu pembuktian di lapangan.
Faisal memperingatkan, jika komitmen militer tersebut benar-benar dilaksanakan, perang berpotensi meluas dan semakin tidak terkendali. "Artinya perang akan semakin berkobar, perang akan semakin tidak terkendali, dan itu akan melibatkan banyak negara," tegasnya.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina