Analisis Sikap Trump di Selat Hormuz: Inkonsisten dan Penuh Tekanan
Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik di Selat Hormuz dinilai tidak konsisten. Sikap yang berubah-ubah ini menunjukkan tekanan besar yang dihadapi AS akibat risiko militer tinggi dan dampak ekonomi global yang mengancam.
Kegalauan Trump dan Ketakutan akan Resiko Militer
Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf, menyebut perubahan sikap Trump terjadi karena ancamannya tidak direspons oleh Iran. Sementara itu, risiko keterlibatan militer langsung dinilai terlalu besar untuk diambil oleh Angkatan Laut AS.
"Ini bentuk kegalauan Trump, ternyata Iran tidak takut dengan ancaman Trump. Dan juga ini bentuk Trump juga pengecut," ujar Faisal dalam sebuah keterangan daring, Senin, 23 Maret 2026.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu