Satu Juta Pejuang Iran Siap Hadapi Invasi AS, Siap Ciptakan "Neraka Historis"
Di tengah situasi memanas, Iran dilaporkan telah memobilisasi lebih dari satu juta pejuangnya untuk menghadapi kemungkinan invasi darat Amerika Serikat di garis depan selatan. Gelombang antusiasme dari pemuda Iran membanjiri pusat-pusat Basij dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Mobilisasi Massal Bentuk "Benteng Manusia" Iran
Menurut laporan media Tasnim yang mengutip sumber militer, para pejuang Iran bersiap menciptakan apa yang mereka sebut sebagai "neraka historis" jika pasukan asing menginjakkan kaki di tanah Iran. Sumber tersebut mencatat peningkatan besar permintaan dari pemuda Iran untuk bergabung dalam pertahanan negara melalui Basij, IRGC, dan Angkatan Darat dalam beberapa hari terakhir.
Strategi Pertahanan di Selat Hormuz
Situasi di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital global, menjadi titik kritis. Sumber militer Iran menuding AS berusaha membuka paksa selat dengan taktik agresif. Iran menegaskan kesiapannya dengan menyatakan, "AS ingin membuka Selat Hormuz dengan taktik bunuh diri; kami siap agar strategi bunuh diri mereka dieksekusi dan Selat tetap tertutup." Teheran menegaskan kedaulatan atas selat ini adalah hak alami yang tidak bisa ditawar.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina