Trump Ancam Hentikan Dukungan AS untuk NATO, Sebut Sekutu Tidak Solid di Perang Iran
Ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu Baratnya kembali memanas. Presiden Donald Trump melontarkan kritik tajam dan ancaman untuk menghentikan dukungan AS terhadap NATO. Hal ini disampaikannya karena menilai aliansi tersebut gagal menunjukkan solidaritas dalam konflik dengan Iran.
Kritik Trump atas Ketidakhadiran NATO di Selat Hormuz
Dalam sebuah forum investasi di Miami, Trump secara terbuka menyindir ketidakhadiran negara-negara NATO dalam upaya pengamanan Selat Hormuz. Titik vital ini menjadi episentrum krisis global akibat ancaman serangan dari Iran.
"Mereka sama sekali tidak ada di sana. Kita menghabiskan ratusan miliar dolar setiap tahun untuk NATO... tetapi sekarang, berdasarkan tindakan mereka, kurasa kita tidak perlu melakukannya, bukan?" ujar Trump, seperti dikutip dari AFP, Minggu, 29 Maret 2026.
Pertanyaan tentang Asas Timbal Balik dalam Pertahanan
Mantan Presiden AS itu kemudian mempertanyakan prinsip timbal balik dalam hubungan pertahanan kolektif NATO. "Mengapa kita harus ada untuk mereka jika mereka tidak ada untuk kita? Mereka tidak ada untuk kita," tegasnya. Pernyataan ini memberi sinyal kuat bahwa Washington dapat mengubah arah kebijakan strategisnya terhadap aliansi militer terbesar di dunia tersebut.
Artikel Terkait
Gelombang Demo No Kings Guncang AS: Jutaan Warga Desak Trump Mundur, Ini Pemicunya
Serangan Houthi ke Israel: Dampak, Analisis, dan Eskalasi Konflik Timur Tengah
Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz: Penyebab, Dampak, dan Solusi Diplomasi
Iran Ancam Serang Kampus AS di Timur Tengah, Ultimatum Hingga 30 Maret 2026