Israel Tewaskan Bos Markas Besar Minyak Iran, Penyokong Dana IRGC dan Rudal Balistik
Konflik di Timur Tengah memasuki fase baru yang destruktif. Militer Israel (IDF) mengonfirmasi keberhasilan operasi intelijen yang menewaskan Jamshid Eshaqi, sosok sentral di balik Markas Besar Minyak Angkatan Bersenjata Iran di Teheran.
Serangan ini merupakan upaya sistematis untuk memutus urat nadi keuangan yang menyokong kekuatan militer Iran, terutama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Kematian Eshaqi bukan sekadar hilangnya seorang komandan, melainkan pukulan telak bagi arsitek pendanaan proksi Iran di kawasan.
Memutus Rantai Pendanaan Minyak untuk Rudal dan Milisi
Menurut pernyataan resmi IDF, Jamshid Eshaqi adalah otak di balik sayap keuangan yang mengelola keuntungan penjualan minyak untuk membiayai produksi rudal balistik Iran. Melalui skema yang menghindari sanksi internasional, dana tersebut juga dialirkan untuk mendanai kelompok Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman.
Operasi penargetan Eshaqi dilakukan berdasarkan informasi presisi dari Direktorat Intelijen IDF, yang telah memantau pergerakannya sejak lama.
Markas Keuangan IRGC di Teheran Dihancurkan
Tidak berhenti di situ, Israel juga melancarkan serangan udara ke jantung ibu kota Teheran. Targetnya adalah markas keuangan vital milik IRGC yang diduga menjadi tempat transit miliaran dolar. Dana tersebut dialokasikan untuk mendanai pasukan Basij dan Pasukan Keamanan Internal, yang bertanggung jawab atas tindakan represif terhadap protes sipil di Iran.
Dengan menghancurkan markas ini, Israel berupaya melumpuhkan mekanisme pendanaan dalam negeri rezim untuk menindas rakyatnya sendiri.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina