Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti Hingga Setahun
Multaqomedia.com - Dua pabrik baja terbesar di Iran dilaporkan berhenti beroperasi total setelah menjadi target serangan udara yang dikaitkan dengan kerja sama Amerika Serikat dan Israel. Insiden ini berpotensi melumpuhkan sektor industri strategis negara tersebut.
Kerusakan Parah dan Waktu Pemulihan yang Lama
Salah satu fasilitas yang terdampak adalah Perusahaan Baja Khuzestan di wilayah barat daya Iran. Pejabat perusahaan, Mehran Pakbin, mengungkapkan kerusakan yang terjadi sangat signifikan.
"Perkiraan awal kami adalah bahwa memulai kembali unit-unit ini akan memakan waktu setidaknya enam bulan dan hingga satu tahun," ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Jumat 3 April 2026.
Produksi Terhenti Total di Pabrik Baja Mobarakeh
Sementara itu, Perusahaan Baja Mobarakeh di wilayah tengah Iran juga mengonfirmasi bahwa jalur produksinya telah dihentikan sepenuhnya akibat intensitas serangan yang tinggi. Penutupan dua raksasa baja ini merupakan pukulan telak, mengingat Iran merupakan produsen baja terbesar ke-10 di dunia yang mengandalkan sektor ini untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.
Artikel Terkait
Israel Tewaskan Jamshid Eshaqi, Bos Pendanaan Minyak Iran untuk IRGC dan Rudal Balistik
Email FBI Kash Patel Diretas Hacker Iran: Kronologi & Hadiah 10 Juta USD
Donald Trump Persilakan Ambil Minyak di Selat Hormuz, Klaim Iran Lemah
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Analisis Sidang DK PBB