Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Blokade Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan peringatan keras kepada Iran. Dalam sebuah postingan di media sosial Truth Social pada Sabtu, 4 April 2026, Trump menyatakan bahwa waktu bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz tinggal 48 jam lagi.
Ultimatum ini merupakan kelanjutan dari ancaman yang sebelumnya telah ditunda selama 10 hari, yang akan berakhir pada Senin, 6 April 2026. Trump mengancam akan melancarkan serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran jika tuntutan AS tidak dipenuhi.
Isi Peringatan Trump dan Respons Iran
"Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz. Waktu hampir habis, 48 jam sebelum semua malapetaka menimpa mereka. Segala puji bagi Tuhan!" tulis Trump dalam pernyataannya.
Di sisi lain, Iran secara konsisten menyatakan ketidaktakutannya terhadap ancaman AS. Pemerintah Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz yang strategis hanya akan dibuka untuk lalu lintas kapal dari negara-negara yang tidak memusuhi atau memerangi Iran.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan