Perundingan Damai AS-Iran Gagal Total, Isu Nuklir Jadi Batu Sandungan
Perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, akhirnya gagal mencapai kata sepakat. Pertemuan maraton yang berlangsung selama 21 jam sejak Sabtu (11/4/2026) tersebut mentok pada isu fundamental terkait program nuklir Iran.
Permintaan Jelas AS: Komitmen Jangka Panjang Tanpa Senjata Nuklir
Wakil Presiden AS, JD Vance, menyatakan bahwa negaranya membutuhkan komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya untuk saat ini, tetapi untuk jangka panjang.
"Kita berharap akan melihatnya. Kami datang dengan tawaran final dan terbaik kami, namun mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kami," tegas Vance seperti dilaporkan media internasional, Minggu (12/4/2026).
Vance menegaskan bahwa bagi AS, isu senjata nuklir adalah batasan yang mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi dalam setiap proses negosiasi.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan