Trump Buka Permanen Selat Hormuz: Klaim Kesepakatan dengan China dan Dampak Global

- Kamis, 16 April 2026 | 07:25 WIB
Trump Buka Permanen Selat Hormuz: Klaim Kesepakatan dengan China dan Dampak Global

Trump Umumkan Pembukaan Permanen Selat Hormuz, Klaim Ada Kesepakatan dengan China

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan keputusan untuk membuka secara permanen Selat Hormuz. Langkah ini diambil setelah upaya pemblokadean di jalur strategis itu berlangsung selama dua hari terakhir.

Pernyataan Resmi melalui Media Sosial

Dalam pernyataan yang disampaikan via akun Truth Social-nya pada Rabu (14/4), Trump menegaskan keputusan ini demi kepentingan stabilitas energi global. Ia secara khusus menyebut langkah ini dilakukan "demi China dan seluruh dunia".

"China sangat senang dengan keputusan ini. Kami melakukannya untuk mereka dan untuk seluruh dunia. Tidak akan ada lagi blokade," tulis Trump dalam unggahannya.

Klaim Kesepahaman Rahasia dengan China

Trump lebih lanjut mengklaim telah terjadi pembicaraan dengan Presiden China, Xi Jinping. Menurutnya, telah ada kesepahaman awal di mana China sepakat untuk tidak mengirimkan senjata ke Iran.

"Presiden Xi dan saya telah berbicara, dan mereka memahami situasinya. Saya percaya China tidak akan mengirimkan senjata ke Iran," klaim Trump. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah China atau Iran mengenai klaim ini.

Realitas di Lapangan Masih Belum Jelas

Meski pengumuman pembukaan telah dikeluarkan, laporan dari lapangan menunjukkan situasi yang belum sepenuhnya normal. Selat Hormuz disebut masih berada di bawah pengaruh dan kendali blokade Iran, khususnya terhadap kapal-kapal yang terkait dengan AS, Israel, dan sekutunya.


Halaman:

Komentar