Vaksin HPV untuk Laki-Laki Dimulai 2026: Sasaran, Manfaat, dan Strategi Cegah Kanker Serviks

- Rabu, 22 April 2026 | 02:50 WIB
Vaksin HPV untuk Laki-Laki Dimulai 2026: Sasaran, Manfaat, dan Strategi Cegah Kanker Serviks

Vaksin HPV untuk Laki-Laki Resmi Dimulai Tahun 2026, Ini Sasaran dan Pentingnya

Kebijakan baru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) akan memperluas cakupan vaksinasi HPV (Human Papillomavirus). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa vaksin HPV akan mulai diberikan kepada populasi laki-laki mulai tahun 2026.

Perluasan Sasaran Vaksinasi HPV Nasional

Selama ini, program vaksinasi HPV di Indonesia lebih difokuskan pada perempuan. Namun, langkah terbaru ini menandai perubahan strategis dalam upaya pencegahan kanker serviks dan penyakit terkait HPV lainnya. Pemerintah menyadari bahwa laki-laki berperan sebagai pembawa (carrier) virus yang dapat menularkannya kepada pasangan.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin 20 April 2026, Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan tahapan perluasan program ini:


  • Usia 10–11 tahun: Telah diluncurkan secara nasional.

  • Usia 15–16 tahun: Sedang dalam proses percepatan.

  • Usia 20–21 tahun: Rencana peningkatan untuk kelompok yang belum sempat diimunisasi.

  • Laki-laki: Akan mulai divaksinasi pada tahun 2026.


Halaman:

Komentar