MULTAQOMEDIA.COM - Elon Musk diprediksi menjadi manusia pertama dalam sejarah yang berhasil mengantongi kekayaan lebih dari 1 triliun Dolar AS. Prediksi ini muncul setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, sukses besar dalam gelaran penawaran saham perdana (IPO) terbesar tahun ini.
Pada Kamis, 11 Juni 2026, waktu setempat, SpaceX berhasil mengumpulkan dana sebesar 75 miliar Dolar AS melalui IPO dengan harga saham 135 Dolar AS per lembar. Antusiasme investor yang luar biasa terhadap perusahaan ini membuat valuasi SpaceX meroket, yang secara langsung berdampak pada lonjakan kekayaan pribadi Elon Musk.
Sebelum IPO, Forbes memperkirakan kekayaan bersih Musk berada di angka 780 miliar Dolar AS. Namun, setelah saham SpaceX mulai diperdagangkan, nilai kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut diperkirakan mencapai 866 miliar Dolar AS. Jika ditambahkan dengan kepemilikannya di Tesla dan aset lainnya, total kekayaan Musk diproyeksikan menembus angka 1,1 triliun Dolar AS.
Sebagai perbandingan, orang terkaya kedua di dunia saat ini, Larry Page, memiliki kekayaan sekitar 300 miliar Dolar AS. Jumlah tersebut kurang dari sepertiga dari potensi kekayaan Musk.
"Orang terkaya kedua memiliki kekayaan sekitar 300 miliar Dolar AS, jadi kurang dari sepertiga dari potensi kekayaan Musk di masa depan," ujar Wakil Editor Forbes Wealth, Matt Durot. "Dan hanya satu orang lain, Larry Ellison, yang pernah memiliki kekayaan 400 miliar dolar AS," tambahnya.
Musk yang kini berusia 54 tahun, telah dikenal luas berkat kesuksesannya membangun Tesla dan SpaceX. Namanya semakin mendominasi pemberitaan setelah mengakuisisi platform media sosial X (dulu Twitter) senilai 44 miliar Dolar AS pada tahun 2022.
Melalui platform tersebut, Musk aktif menyuarakan pandangannya mengenai politik, imigrasi, kebebasan berbicara, hingga kebijakan pemerintah. Kedekatannya dengan Presiden AS Donald Trump juga menjadi sorotan, terutama saat ia terlibat dalam Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) pada masa pemerintahan Trump.
Artikel Terkait
Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu, Ancaman Krisis Energi Global Mengintai
AS Serang Iran Balas Tembak Helikopter Apache, Target Fasilitas Radar dan Pertahanan
Belgia Resmi Legalkan Pekerja Seks: PSK Kini Dilindungi Undang-Undang dengan Hak Setara Karyawan
Trump Peringatkan Netanyahu: Hentikan Serangan ke Iran Demi Kesepakatan Damai