MULTAQOMEDIA.COM - Wacana Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia masuk bursa calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 terus bergulir. Nama Bahlil disebut-sebut bakal berpasangan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Wacana duet Bahlil-Gibran ini pertama kali diulas oleh Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan pada Rabu, 10 Juni 2026. Namun, tidak semua pihak sepakat dengan skenario tersebut.
Founder Nusa Ina Connection (NIC), Abdullah Kelrey, menilai duet Bahlil-Gibran atau Gibran-Bahlil sulit terwujud. Alasannya, basis massa yang dimiliki kedua tokoh tersebut tidak saling mendukung secara elektoral.
Artikel Terkait
Zaskia Adya Mecca Dirikan Posko Logistik Gratis untuk Dukung Aksi Mahasiswa di Bundaran HI
Peluang Gibran Maju Capres 2029 Dinilai Tipis, Pengamat Sebut Kaesang Lebih Realistis
Rizal Fadhillah Serukan Reformasi Jilid II: Tuntut Hukum Jokowi dan Pemakzulan Prabowo-Gibran
KSP Bongkar Dugaan Jual Beli Titik SPPG: Keuntungan Rp3,5 Miliar Per Lokasi, 6.138 SK Jadi Jaminan Bank