Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad terkait dugaan suap impor yang melibatkan perusahaan Blueray Cargo berlangsung ricuh pada Kamis, 11 Juni 2026. Acara yang digelar di Restoran Le Nusa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini diwarnai insiden pelarangan masuk sejumlah wartawan.
Banyak jurnalis yang datang ke lokasi mengaku tidak mendapatkan akses liputan. Panitia menerapkan sistem registrasi melalui tautan khusus, sehingga hanya media yang telah mendaftar dan mendapat konfirmasi yang diizinkan masuk ke ruang konferensi pers.
Padahal, dalam undangan yang diunggah kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris Hutapea, melalui akun Instagram resminya pada Rabu, 10 Juni 2026, disebutkan secara tegas bahwa Raffi Ahmad mengundang seluruh media untuk menghadiri konferensi pers tersebut. "RAFFI AHMAD DENGAN INI MENGUNDANG SELURUH MEDIA UNTUK PRESS RELEASE YANG AKAN DILAKSANAKAN PADA HARI/TANGGAL: KAMIS, 11 JUNI 2026," demikian bunyi undangan yang diunggah Hotman Paris.
Undangan tersebut menjelaskan bahwa konferensi pers digelar untuk memberikan klarifikasi terkait "adanya fitnah dan tuduhan yang mengkaitkan Raffi Ahmad dengan kasus Blueray Group (kasus impor) yang melibatkan oknum Bea Cukai".
Namun, pantauan di lokasi menunjukkan tidak semua wartawan mengetahui adanya mekanisme registrasi daring sebagai syarat masuk. Informasi mengenai pendaftaran tersebut diketahui dibagikan melalui Instagram Story Raffi Ahmad dan tidak seluruh awak media memperoleh akses yang sama.
Artikel Terkait
Penikaman 4 Anggota Brimob di Labuan Bajo: Kronologi, Kondisi Korban, dan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI
Sony Sonjaya Bocorkan 26 Nama di Kasus Korupsi BGN, Deretan Pejabat Serentak Bantah
Jokowi Wajib Hadir di Sidang Ijazah Palsu: Pakar Hukum Ungkap Konsekuensi Jika Absen
OTT KPK di BPK: Dua Tersangka Berrompi Oranye Digiring ke Mobil Tahanan