Gencatan senjata selama dua pekan dimanfaatkan Israel dan AS untuk mengisi kembali persediaan rudal pencegat dan memeriksa peralatan tempur. Namun, Iran juga menggunakan waktu ini untuk memperbaiki peluncur rudal yang rusak dan bersiap menghadapi kemungkinan perang berikutnya.
Pusat pertahanan Iran dibangun di sekitar kota-kota rudal yang dilindungi benteng di pegunungan. Lokasi-lokasi ini menyimpan gudang senjata roket, persenjataan, dan pabrik perakitan yang tersembunyi.
Pengamat geopolitik asal Teheran, Ali Ahmadi, mengatakan Iran secara sengaja mengumumkan lokasi rudal kepada publik sejak beberapa tahun terakhir. Sejak pertengahan 2000-an, Iran mulai mengimpor alat penggali canggih untuk membangun terowongan metro bawah tanah yang juga berfungsi sebagai tempat persembunyian program nuklir dan rudal.
"Beberapa kota rudal bahkan memiliki pabrik sendiri, memberi Iran kemampuan untuk memproduksi ulang senjata yang telah digunakan atau hancur tanpa terdeteksi oleh satelit musuh," jelas Ahmadi.
"Ini adalah sesuatu yang telah menjadi bagian dari proses pembangunan Iran selama bertahun-tahun," pungkasnya.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan